Posts

Showing posts from 2021

Menjadi Bulan terlalu Redup-Part A

  Karena ini masih bulan Juli, seharusnya jangan terlalu merasa kecewa, tahun ini masih belum berakhir, masih banyak space waktu yang mungkin saja giliranku, giliran harapanku. Jikapun belum waktuku, jangan lupa merasa masih ada waktu. Tak lama sekali hanya sedikit lebih lama, iya bukannya aku sangat pandai menunggu baik itu 10 kali atau 1001 kali, aku paling tahu aku bisa menunggu. Wajar saja jika merasa khawatir bahwa menungguku takutnya hanya untuk membuang waktu. Kepalaku tertunduk, aku gak bisa menangis mode silent, isak tangisku mulai terdengar, ada manusia baik yang menghampiriku dan bertanya “Hey kenapa menangis?” tanyanya seraya lembut Aku hanya menoleh, kemudian makin tersedu-sedu, padahal sebenarnya aku tidak berencana untuk menangis, aku hanya ingin melamun. “Ih jangan menangis” serunya, lalu aku menatapnya, “ Yaudah boleh tapi menangisnya sedikit” lanjutnya. Mataku melanjutkan mengeluarkan air matanya, hanya saja aku terlalu receh, ingin ketawa hanya karna ...

Mas Crush

  Menitip rasa pada yang tak merasa tapi tak mengapa aku tidak berharap terbalas cukup menyukainya dalam diam, bahagia ketika melihatnya, rindu ketika tak bersua, indahnya cinta sendirian yang tak banyak berharap lebih, mungkin ini definisi menyukaimu secara sukarela. Aku tidak akan mengatakan yang sebenarnya, biarkan takdir yang berbicara. Meskipun aku tidak menunjukannya tapi percayalah kamu telah memiliki hatiku seutuhnya. Berawal dari keadaan yang mengharuskan jari jemari kita saling bertautan karena takut aku terjatuh hingga berlangsung beberapa jam dan berakhir dengan aku malah jatuh hati padamu. Jangan salahkan rasa, kita tidak bisa memilihh kepada siapa kita jatuh hati, itu terjadi begitu saja bahkan tanpa kita sadari. Dalam sebuah perjalan kami saling berboncengan, seperti biasa kami hanya mengobrol hal biasa. Aku membuka obrolan “ Kamu pernah mencukur kumis?” kataku iseng “Pernah dong” Jawabnya “ Lalu gimana? Tumbuh lagi gak? Tambah banyak apa enggak rambutnya? ...

Garut & Literasinya

  Menurut Elizabeth Sulzby “1986”, Literasi ialah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi “membaca, berbicara, menyimak dan menulis” dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika didefinisikan secara singkat, definisi literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca. Sejalan dengan pendapat Harvey J. Graff “2006”, Literasi ialah suatu kemampuan dalam diri seseorang untuk menulis dan membaca. Jadi literasi dapat dikatakan semua yang berkaitan tentang menulis dan membaca. Berbicara tentang literasi memang selalu menjadi hal menarik untuk dikupas, adapun tentang bagaimana literasi di kota Garut tentampat saya tinggal, seperti ini tanggapan saya… Menurut pendapat saya jika berbicara mengenai gerakan literasi di kabupaten Garut ejauh ini sudah cukup baik, kabupaten Garut juga sudah mendapatkan berbagai penghargaan tentang literasi yaitu Pada agenda TEPAS (Temu Pimpinan   untuk Aspirasi Masyarakat) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang di...

Tentang Lelaki Berengsek yang tak bisa di Daur Ulang

  Sore ini adalah hujan pertama setelah kemarau panjang terlalui, debu-debu jalanan yang berterbangan kini terendap air genangan, rumput-rumput yang layu kini nampak segar, pemandagan sore yang indah tapi tidak dengan kisah cintaku. Seperti hujan aku menunggumu,   menunggu penjelasanmu. Awalnya aku tidak berencana mencintaimu, tapi kenyamanan membuatku terjerat dalam kisah cintanta bersamamu. Tapi aku masih belum mengerti apa maksud ending dari kisah ini terlalu memuakkan untukku. Sebenarnya selama berhubungan dengan Ray terjalan sangat sehat, jauh dari kata toxic relationship. Kamu yang sudah menyukaiku begitu lama, begitupun aku lambat laun mulai menyukaimu. Kita saling berbagi cerita entah tentang cerita bahagi, cerita sedih atau hanya sekedar cerita omong kosong yang membuat kita tertawa. Namun siring berjalannya waktu aku merasa sangat terintimidasi dalam hubungan ini. Iya aku tahu Ray begitu menyukaiku, harus berkabr setiap saat, minta pap dimanapun aku berada, jangan ...

Yang Selalu Ada Seperti Udara

  Tidak peduli jatuh atau terbentur aku harus tetap bertahan, menahan, dan tetap hidup dalam harapan. Ku kira harapan diusia saat ini terlalu kompleks jika mengharapkan tentang jodoh, aku? Udah gak pengen ribetan hal itu lagi, udah berserah. Meskipun itu menjadi salah satu tekanan dari keluarga padahal baru lulus kuliah tapi udah pada nanya kapan nikah? Terutama mama, hamper tiap malem, aku selalu disinggung. “ Jangan main hp mulu, baca dzikir, baca Al-Qur’an minta disegerakan didatangkan jodoh yang baik”. Cetus mama . Aku terdiam dan hanya merespon didalam hati, “kenapa si maa emmmm? Dulu aku suka heran ko orang-orang pada horor sih ditanya kapan nikah? Dan sekarang kerasa banget ternyata memang horror banget. Kata temen-temen aku terlalu pemilih karna udah coba dikenalkan ke beberapa orang masih gak ada yang sreuk, apalagi sampai ada yang langsung dateng ngelamar ke rumah, gak sreuk juga. Bukan sesederhana katanya GAK SREUK ya karna aku mempertimbangkan beberapa hal, aku ga...

Aku Menyukainya

  Dulu, dulu waktu duduk di Sekolah Dasar aku sangat suka banget membaca apapun buku yang ada disekolah yang kadang sudah berdebu tebal karna tak begitu terurus tapi aku selalu penasaran dengan isinya, lanjut di sekolah menangah pertama aku masih suka membaca terlebih ada perpustakan disana, ada satu buku yang sangat berkesan sampai sekarang, yang masih teringat hanya isi ceritanya tentang penjajahan Jepang lalu ada sepercik kisah asmara nyang lua biasa, tapi sayangnya aku sangat pelupa judul bukunya apa, tapi sayangnya aku susah lupa jika tentang dia, haha udah skip. sekeras apapun aku mengingat judul bukunya apa alhasil nihil sudah mencoba searching-searching digoogle tapi masih saja gak ada pencerahan judulnya apa, padahal aku sangat ingin membacanya kembali. Selain membaca, aku juga suka kamu, eh haha enggak deng aku juga suka menulis buku diary hampir tiap hari ketika cahaya bulan mulai menyala. Ketika berlanjut disekolah SMA kebiasaan membaca ku masih bertahan, tapi ya ta...

Rasa dingin Penghuni Rumah

  Entah prihal apa ramadhan kali ini terasa hangat, semua keluarga kumpul dirumah, meskipun cenderung bising karna aku terbiasa berdua sama ibu dirumah tapi meskipun demikian itu menyenangkan ada rasa yang berbeda dihati, iya terasa lebih hangat. “Sahur-sahur teh sahur” okay bocil-bocil rame-rame ngetuk pintu kamarku. Aku memang paling susah dibangunin wkwk. “iya iyaa ini bangun” sahutku. Mata ini ku buka perlahan , bengong bentar lihat langit-langit lalu ku angkat tubuh ini yang terasa berat meskipun aku sangat kurus haha, berjalan menuju kamar mandi sambil menggisik mata ini, “berrrr” air dingin ku tumpahkan begitu saja ke mukaku yang loyo dan taraaa air dingin memang paling top membuat muka ini menjadi segar seketika. Aku duduk di samping ibu yang selalu ada, ku pandang wajahnya dengan penuh harap ” jangan pernah tinggalin aku bu!” ucapku didalam hati. Semenjak ayahku meninggal. Lalu adik lelaki ku masuk pesantren, aku hanya berdua sama ibu, dan ketakutan yang selalu m...

Cerpen "Ingin Memilikimu adalah Kalimat yang Berbahaya, awalnya"

Seekor lalat yang sengaja hinggap di atas kue ulang tahun yang masih dalam proses pengerjaan nampak menyebalkan dia tak dapat terbang lagi, aku harus menyingkirkannya. Kenapa hanya seekor lalat begitu dipermasalahkan? Biasanya hanya menggurutu sedetik lalu diabaikan.   Hari Rabu adalah hari raya Rindu, begitu yang   kulihat dipostingan Najwa Sihab, pembawa acara Mata Najwa yang menjadi salah satu perempuan paling menginspirasi, entah hari Rabu ataupun hari lainnya rupanya aku memang selalu merindukan seseorang, dan besok tepatnya hari Rabu adalah hari ulang tahun temanku, Salim, aku merindukannya.   Udara sore hari kali ini sangat dingin, cuaca yang mendung sangat mendukung untuk dirumah aja dan menyelesaikan kue ultah ini, ku poleskan kembali krim yang tadi terkena lalat dirapihkan dengan sangat hati-hati lalu panaskan coklat dan ditumpahkan perlahan-lahan, didiamkan sebentar, lalu mengering dan ku tambah ceri di beberapa tempat, kue ultah kali ini hanya ada tig...

RPP Kelas 2Tema 2. Bermain di Lingkunganku Subtema 4. Bermain di Tempat Wisata lengkap dengan LKS dan Evaluasi

  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : Kelas/Semester : 2 / 1 Tema : 2. Bermain di Lingkunganku Subtema : 4. Bermain di Tempat Wisata Pembelajaran Ke- : 2 Materi Pokok : 1.    Keragaman benda berdasarkan bentuk dan wujudnya . 2.     Aturan yang berlaku di rumah . 3.      V ariasi gerak dasar nonlokomotor . Alokasi Waktu : 1 Hari   KOMPETENSI INTI 1.       Menerima, menjalankan , dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 2.       Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri , peduli , dan ber tanggung jawab dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru , dan tetangga, dan negara . 3.    ...