Rahsa
Jumantara di sore hari di kota Bandung yang cukup nyaman. Mata yang penasaran melihat setiap sudut yang terjangkau. Tersenyum sejenak, merasa bangga pada diri sendiri karna mau mencoba hal-hal baru di rentan waktu dua tahun ini. Memberanikan diri memilih jalan berbeda dari kebanyakan yang orang lain tempuh. Sembari berfikir menjelajah, ternyata temaram hari ini sudah tiba. Aku bergegas pergi ke rumah. Tetapi ini tidak bisa disebut bergegas, karna aku berjalan perlahan layaknya kura-kura. Tidak sengaja, terlihat sosok lelaki berjalan berlawanan denganku. Kita melewati satu sama lain, namun beberapa saat kemudian ada yang bilang ‘’Permisi’’, aku menoleh kebelakang. Aku hanya menjawabnya dengan mimik muka yang seakan-akan bilang, “iya ada apa?”. “Batre handphode ku habis, boleh gak kalau aku minta tolong untuk memesankan gocar?” Dalam hati aku ngedumel, ih gak jadi tipeku dia merepotkan tapi kasian juga sih “Emm okay, mau saya pesankan kemana?” Setelah urusan aku sama si s...