Posts

Showing posts from 2022

DANDELION

  Langit November banyak mendungnya ya! Namun tidak masalah bagi dandelion, dia sangat mudah beradaptasi. Dandelion memang bunga yang sangat indah namun dia sebenarnya rapuh. Meski begitu, ia adalah bunga yang berani terbang tanpa sayap. Dimanapun angin membawanya berhenti terbang, disitulah dia akan tumbuh. Dandelion tampilannya identic sangat sederhana. Mekar di pagi hari, dengan bunga kuningnya menyerupai bulan. Bola kepulauanya yang menyerupai bulan. Biji-bijianya yang menyebar menyerupai bintang. Namun semua keindahan itu kembali layu di malam hari. Tetapi sebenarnya ini bukan tentang Dandelion. Namanya Yara Dandelion adalah pelaku utamanya. Sepotong kisah Dandelion hanya sebuah analogi rasa. Yara tidak ingin terlalu abstrak mengutarakannya, tapi ia lupa kalau tidak semua orang paham linguistic. Nama Yara sendiri terbilang unik, orang tuanya memberikan nama tersebut karna mereka mempunyai toko bunga. Lalu ketika lahirnya Yara , bunga dandelion adalah bunga yang banyak te...

Rahsa

  Jumantara di sore hari di kota Bandung yang cukup nyaman. Mata yang penasaran melihat setiap sudut yang terjangkau. Tersenyum sejenak, merasa bangga pada diri sendiri karna mau mencoba hal-hal baru di rentan waktu dua tahun ini. Memberanikan diri memilih jalan berbeda dari kebanyakan yang orang lain tempuh. Sembari berfikir menjelajah, ternyata temaram hari ini sudah tiba. Aku bergegas pergi ke rumah. Tetapi ini tidak bisa disebut bergegas, karna aku berjalan perlahan layaknya kura-kura. Tidak sengaja, terlihat sosok lelaki berjalan berlawanan denganku. Kita melewati satu sama lain, namun beberapa saat kemudian ada yang bilang ‘’Permisi’’, aku menoleh kebelakang. Aku hanya menjawabnya dengan mimik muka yang seakan-akan bilang, “iya ada apa?”. “Batre handphode ku habis, boleh gak kalau aku minta tolong untuk memesankan gocar?” Dalam hati aku ngedumel, ih gak jadi tipeku dia merepotkan tapi kasian juga sih “Emm okay, mau saya pesankan kemana?” Setelah urusan aku sama si s...

Artikel: Memanusiakan Manusia dari Persfektif Mahasiswa Universitas Garut di Era 5.0

  Memanusiakan Manusia dari Persfektif Mahasiswa Universitas Garut di Era 5.0   Triana Pingkan E-mail: tpingkan192@gmail.com   Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Garut, Jl. Raya Samarang, Jl. Hampor Kecamatan No.52A, Mekarwangi, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat E-mail: https://uniga.ac.id   ABSTRAK Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui persefektif mahasiswa Universitas Garut tentang memanusiakan manusia, metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif   dengan menggunakan 10 orang mahasiswa Universitas Garut sebagai objek penelitian dan metode library research yang mengumpulkan data-data dari buku-buku, artikelartikel dan internet. Hasil dari penelitian yaitu memanusiakan manusia dari persefektif mahasiswa adalah saling menghargai dan tidak saling menghakimi, dan dalam lingkungan di Universitas Garut masih minim memanusiakan manusia di semua kalangan baik itu dari dosen atau mahasiswa. Cara agar dapat terealis...