Cerpen "Seperti Daun Kering"

Hello Desember, semoga happy ending!

Bolehkan menaruh harapan dipenghujung tahun ini?

Dengan sangat berat, kerap kali aku mencoba tersenyum, iya tepatnya berpura-pura untuk kuat. Bukan apa-apa, hanya saja aku sedang tak ingin terlihat menyedihkan. Tetapi pada suatu ketika mulutku tak tahan membisu, ia menceritakan hari beratku pada seseorang. Lagi-lagi aku tetap tak ingin terlihat menyedihkan, terkadang sesekali aku harus menjeda kata untuk menahan air mata.

Suara jangkrik terdengar merdu ketika malam tiba, ku letakkan kedua tangan diatas meja, lalu daguku mengikuti. Termenung... aku seperti daun kering yang tak punya kekuatan, tertindas hujan lalu kesakitan, tertiup angin lalu kehilangan. Bukan hal yang mudah jika aku harus tetap tegar, aku bukan pohon besar yang memiliki akar kuat, aku hanyalah seperti daun kering. Tidak hanya tertindas dan tertiup, bisa saja aku tak sengaja kau genggam lalu dihancurkan begitu saja.

Untuk saat ini, harapan yang sedang bersimpati, aku menginginkan hati menerima dan berlapang lalu hari baik datang. Heyy come onnnnn, kamu harus percaya pada diri sendiri, jika terus ragu pada akhirnya kamu akan kalah. Aku mengerti tapi kesalnya aku terus merasa tersakiti.

Tak bisa mengelak, setelah ku kaji, aku butuh seseorang untuk menyembuhkan.

 

 

 

 

  

Comments

Popular posts from this blog

RPP IPA Kelas 4 SD Semester 1 KTSP

Makalah Strategi Pengembangan Penilain Karakter Berbasis Penilain Otentik

DOCTOR ROMANTIC