Riang yang mengiris itu bernama rindu. Seumpama awan yang mendung, kemana kujatuhkan rindu? Di balik jendela yang kubuka sedikit, tiba-tiba aku teringat lelaki yang selalu berpapasan setiap aku keluar kamar. Cerita bermula pada saat aku terdesak harus pindah kost karena kuliah profesiku. Pada awal-awal pindahan, aku jarang banget berpapasan sama penghuni kost lainnya. Namun setelah dua bulan tinggal disana aku sering sekali berpapasan sama entah siapa namanya. Ketika aku mau berangkat ke sekolah dan sedang memakai sepatu, dia pasti turun dari atas untuk pergi koas katanya, meskipun jamnya random tapi kami selalu kebetulan begitu saja. Aku mendapatkan informasi tersebut dari bibi kost. Dia ternyata seorang dokter gigi yang sedang koas. Karena terlalu sering berpapasan akhirnya kami saling nyapa. Karena kamar dia diatas kamar aku, jadi secara tidak langsung aku tahu aktivitas dia, kaya mandi , cuci piring, ngambil minum air galon, atau keluar kamar. Kadang kesal karena aga...
Comments
Post a Comment